MafiaTekno Berbagi Informasi, Tips & Trik, Tutorial Seputar Teknologi Terkini

Baterai Li-Ion dan Li-Polymer, Mana yang Lebih Bagus?

1 min read

Baterai Li-Ion dan Li-Polymer, Mana yang Lebih Bagus?

Baterai Li-Ion dan Li-Polymer, Mana yang Lebih Bagus? – Teknologi sekarang ini sudah semakin maju, semua smartphone yang dulunya memakai baterai Li-Ion sekarang telah beralih ke baterai Li-Polymer. Mengapa beralih ke baterai Li-Polymer? Yuk simak pembahasannya.

Secara umum baterai Li-Ion bisa dilepas “Removable” dan Li-Polymer tidak bisa dilepas “Non-Removable“. Jadi baterai Li-Polymer sudah tertanam disebuah smartphone dan tidak akan bisa dilepas. Untuk mengganti baterai Li-Polymer harus menggunakan jasa Teknisi.

Pada umumnya, baterai Li-Ion lebih mendominasi pada smartphone dulu hingga sekarang. Namun seiringnya teknologi yang semakin maju, saat ini teknologi baterai Li-Polymer sudah berkembang pesat.

Inilah Perbedaan Baterai Li-Ion dan Li-Polymer - Li-Ion (Kiri), Li-Po (Kanan)

Perbedaan Li-Ion dan Li-Polymer

Perbedaanya dapat dilihat dari penghantar arus listrik pada kedua baterai tersebut. Li-Polymer singkatan dari Lithium Polymer yang bersifat cair. dan elektrolit polymer yang sangat padat sehingga mampu menghantarkan daya lebih cepat. Kapasitas baterai yang dibilang tinggi dan mengakibatkan baterai tersebut dapat bertahan lama.

Baca jugaCara Memilih Power Bank yang Bagus

Jika dibanding dengan Li-Ion, secara umum hanya dipatok bertahan 1 tahun selepas itu akan mengalami drop. Jika Li-Polymer, dapat bertahan 2 kali lipat dari Li-Ion atau dapat dibilang 2 tahun sebelum mengalami drop. Namun, ketahanan baterai dapat berbeda juga dari patokan di atas. Tergantung perawatan dan penggunaan baterai tersebut.
Dilihat dari segi desain baterai, Li-Ion desainnya lebuh tebal dan Li-Polymer lebih tipis.

Cara gerak baterai Li-Ion yaitu dari elektroda negatif ke elektroda positif saat dilepaskan. Dan akan kembali diisi ulang. Baterai ini lebih populer saat ini dibandingkan dari baterai Li-Polymer. Karena dapat digunakan di gadget portable dan elektronik lainnya.

Kekurangan dan Kelebihan :

Lithium Ion (Li-Ion)

Kelebihan

  • Perawatan lebih mudah
  • Tidak gampang membuat smartphone rusak
  • Lebih mudah ditemukan di pasaran

Kekurangan

  • Rentan terhadap suhu panas
  • Gampang ngedrop
  • Akan menggembung jika rusak (baterai hamil)

Lithium Polymer (Li-Polymer)

Kelebihan

  • Bentuknya elegan dan tipis
  • Lebih aman
  • Dapat bertahan lebih lama

Kekurangan

  • Jika rusak, sulit untuk diganti
  • Baterai sulit ditemukan di pasaran
  • Biaya lebih mahal jika mengganti baterai rusak

Nah itulah pembahasan tentang Perbedaan Baterai Li-Ion dan Li-Polymer semoga dapat bermanfaat bagi Anda. Sekian dulu yang dapat saya sampaikan, apabila ada kesalahan kata-kata mohon dimaklumi karena Admin juga manusia biasa dan banyak salahnya. Terima kasih.

MafiaTekno Berbagi Informasi, Tips & Trik, Tutorial Seputar Teknologi Terkini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *